Susun & Gabungkan Total Biaya
Pada tahapan ini, Anda perlu menjumlahkan semua biaya dari setiap jenis pekerjaan dan biaya tambahan lain untuk mendapatkan total biaya proyek.
Pastikan juga untuk melakukan analisis ulang untuk memastikan tidak ada item yang terlewat dan semua biaya sudah dihitung dengan benar.
Pada tahap ini, lakukan review secara keseluruhan untuk memastikan keakuratan dan kelengkapan data yang sudah Anda susun.
Buat dokumentasi lengkap dari RAB yang mencakup rincian biaya, volume pekerjaan, dan spesifikasi teknis.
Setelah selesai, RAB bisa diajukan kepada pemilik proyek untuk persetujuan atau digunakan sebagai acuan selama proyek berlangsung.
Pengumpulan Data dan Informasi
Pengumpulan data dan informasi ini mencakup aspek-aspek seperti:
Tujuan dan Manfaat RAB
(Ingin lebih simpel & praktis? Gunakan saja jasa hitung RAB dari freelancer profesional di Sribu!)
RAB wajib dibuat oleh siapa saja yang akan membangun sebuah bangunan, mulai dari individu yang membuat hunian pribadi hingga pemilik usaha yang membangun kantor fisik sebagai markas bisnis online.
Pentingnya RAB ini ditunjukkan oleh manfaat yang ditawarkan, berupa:
Komponen-Komponen dalam RAB
Sebelum mulai membahas seputar cara menghitung RAB, ada baiknya kamu mengetahui komponen-komponen RAB terlebih dahulu. Nah, berikut ini komponen RAB yang harus kamu ketahui:
Baca Juga: Rincian Biaya Pasang Keramik per Meter dan Cara Menghitungnya
Revisi dan Penyesuaian
Proses revisi dan penyesuaian dilakukan jika ada perubahan selama proyek berlangsung.
Penyesuaian ini mencakup berbagai hal, salah satunya adalah penyesuaian harga material dan upah tenaga kerja jika ada perubahan harga di pasaran.
Tahapan Cara Hitung RAB
Membuat Rencana Anggaran Biaya untuk proyek konstruksi bangunan memerlukan beberapa tahapan, yaitu:
Pengumpulan Data dan Informasi
Pengumpulan data dan informasi ini mencakup aspek-aspek seperti:
Hitung Kebutuhan Material & Biaya
Perhitungan pada tahapan ini meliputi beberapa hal, yaitu:
Susun Daftar Pekerjaan
Berikutnya, buat daftar pekerjaan yang perlu dilakukan, seperti pekerjaan pondasi, struktur, dinding, atap, lantai, hingga finishing.
Setelah itu, detailkan setiap pekerjaan menjadi sub-item.
Misalnya, pekerjaan pondasi bisa dipecah menjadi pengadaan batu kali, semen, pasir, dan tenaga kerja.
Revisi dan Penyesuaian
Proses revisi dan penyesuaian dilakukan jika ada perubahan selama proyek berlangsung.
Penyesuaian ini mencakup berbagai hal, salah satunya adalah penyesuaian harga material dan upah tenaga kerja jika ada perubahan harga di pasaran.